Archive for March 2016

  • Assalamu'alaikum, sebenernya saya bingung mau ngapain malem-malem gini, jam 2, yang bermanfaat udah saya jalanin tapi saya bingung mau ngapain akhirnya kepikiran untuk posting tugas pertama softskil mengenai matkul pengantar teknologi game. Duh belum sempet juga nih ganti tampilan. Template blog masih kayak pas zaman jahiliyah nih, gak bener gambarnya. Oke langsung ke inti pembahasan deh. Jadi apa sih pengertiannya? Ini saya copy dari sumber yang nanti saya berikan, jadi seperti ini...

    Teknologi game terdiri dari 2 kata, yaitu teknologi dan game. Pertama pengertian dari teknologi. Kata teknologi sebenarnya berasal dari Bahasa Perancis yaitu La Teknique yang dapat diartikan dengan semua proses yang dilaksanakan dalam upaya untuk mewujudkan sesuatu secara rasional. Dalam hal ini yang dimasukkan dengtan sesuatu tersebut dapat saja berupa benda atau konsep, pembatasan cara yaitu secara rasional adalah penting sekali dipahami disini sedemikian pembuatan atau pewujudan sesuatu tersebut dapat dilaksanakan secara berulang.
    Teknologi dalam arti ini dapat diketahui melalui barang-barang, benda-benda atau alat-alat yang berhasil dibuat oleh manusia untuk memudahkan dan menggampangkan realisasi hidupnya didalam dunia. Hal mana juga memperlihatkan tentang wujud dari karya cipta dan karya seni menusia. Dari sini muncul istilah teknologi yang berarti ilmu yang mempelajari tentang techne manusia. Teknologi sebenarnya lebih dari sekedar penciptaan barang, benda atau alat lain. Teknologi bahkan telah menjadi suatu sisyem atau struktur dalam eksistensi manusia di dalam dunia. Teknologi juga membentuk dan menciptakan suatu komunitas manusia yang lain. Teknologi juga penerapan keilmuan yang mempelajari dan mengembangkan kemampuan dari suatu rekayasa dengan langkah dan teknik tertentu dalam suatu bidang.
    Dan yang kedua adalah pengertian dari Game. Game adalah sesuatu yang sangat digemari oleh anak-anak hingga orang dewasa. Game berarti hiburan. Permainan game juga merujuk pada pengertian sebagai kelincahan intelektual (intellectual playability). Sementara kata game bisa diartikan sebagai arena keputusan dan aksi pemainnya. Ada target-target yang ingin dicapai pemainnya. Kelincahan intelektual, pada tingkat tertentu, merupakan ukuran sejauh mana game itu menarik untuk dimainkan secara maksimal. 


    Selanjutnya, sejarah perkembangan game...
    Tahun 1952, A.S. Douglas membuat OXO, game grafis noughts and crosses (nol dan silang), di University of Cambridge untuk mendemonstrasikan tesisnya tentang interaksi komputer dan manusia. Permainan ini bekerja pada komputer besar yang menggunakan CRT display. Bahkan, perangkat game portable genggam yang pertama dibuat adalah Tic Tac Toe di tahun 1972 oleh Waco Company. Sampai sekarang game jadul ini masih populer di internet.
    Kalau kita menoleh ke belakang, tahun 1947 dipercaya sebagai tahun pertama di mana game didesain untuk dimainkan dengan layar CRT (cathode ray tube). Game sederhana dirancang oleh Thomas T. Goldsmith Jr. dan Estle Ray Mann.
    Aplikasi ini mendapatkan paten tanggal 14 Desember 1948. Sistem yang dibuatnya terdiri dari 8 vacum tubes dan menyimulasikan peluru ditembakkan pada target, terinspirasi dari display radar pada Perang Dunia II. Beberapa knop disediakan untuk mengatur kurva dan kecepatan titik yang mewakili peluru. Karena grafik belum bisa dibuat waktu itu, target penembakan digambar pada sebuah lapisan yang kemudian ditempelkan pada CRT. Diyakini bahwa ini adalah sistem pertama yang secara spesifik didesain untuk game pada layar CRT.

    Generasi Pertama
    Diciptakan oleh A.S. Douglas, ia menciptakan permainan grafis pertama pada permainan Tic-Tac-Toe. Game tersebut diprogramkan pada kompurter ‘EDSAC vacuum-tube’. Pada saat itu disebut video game yaitu sebuah permainan
    elektronik yang menampilkan gambar bergerak (video). Sebuah perusahaan Magnavox meluncurkan video game pertama Odyssey. Kemudian disusul sebuah game arcade llegendari Atari berjudul “Pong” atari merilis Pong dalam bentuk sebuah mesin ding dong bernama Sears.

    Generasi Kedua
    pada generasi kedua biasa disebut sebagai awal era 8 bit atau kurang lebih 4 bit era. Pada 1976, Fairchild menghidupkan kembali dunia video game dengan menciptakan Video Entertainment System (VES). VES adalah mesin pertama yang disebut konsol. Konsol ini menggunakan cartridge atau kaset magnetic. Yang kemudian konsep ini diikut oleh produsen lain yaitu Atari, Magnavox, dan RCA.
    1978, Magnavox meluncurkan Odyssey 2. Tak lama Atari meluncurkan konsol Atari 2600 yang terkenal dengan game Space Invaders-nya.
    1980 perkembangan dunia game semakin pesat dengan mngambil konsep dasar dari Ataro 2600.
    1983 video game mengalami kemunduran. Karena PC semakin canggih kebanyakan orang lebih memilih PC dibandingkan konsol game karena PC juga prduktif untuk bekerja. Pelopor PC ber-game adalah Commodare 64, konsol sekaligus PC yang menampilkan grafis 16 warna dan memiliki kapasitas memori jauh lebih baik dibandingkan dengan konsol video game.

    Generasi Ketiga
    Pada tahun 1983 generasi ketiga dimulai dengan dipasarkannya Jepang Family Computer atau FAMICOM (yang kemudian dikenal sebagai Nitendo Entertainment System). FAMICOM merilis konsol yang bernama Famicom/Nitendi Entertainment System (NES) yang menampilkan gambar dan animasi resolusi tinggi untuk pertama kalinya. Pada cartidge mereka memiliki chip pengaman dimana seluruh game yang akan dirilis harus seijin dengan developer nitendo. Yang kemudia munculah game legendaris Super Mario.
    Tahun 1983 video game mengalami kemunduran sehingga banyak perusahaan dibidang games baik software maupun hardware tutup dan menghentikan produksinya. Diantaranya Apollo, US Games, Telesys, Data Age, Spectravision, dan 20th century Fox.
    1985 Nitendo merilis video game rumahan, NES menguji pasar di New York. Microsoft merilis versi eprtama Windows. Alex Pajitnov mendesain PC Game “Tetris”. CD-Rom pertama dikeluarkan pada PC. Datasoft, Titus, dan Westwood Studios didirikan.
    1986, Sega merilis Sega Master System. Atari merilis Atari 7800 merupakan sistem pertama dengan featur “backward-compatibility”, kompatibel dengan Atari 2600 cartidge. Cosmi, Spectrum, dan Ubi Soft terbentuk.

    Generasi Keempat
    Generasi yang biasa disebut dengan era 16 bit NES mendapat sambutan hangat di seluruh dunia, dan sebuah perusahaan Sega mencoba menyaingi Nitendo.
    Nitendo merilis game-handheld, Game Boy.
    NEC merilis video game sistem Turbografx-16, PC engine versi Amerika Utara.
    Sega merilis video game sistem Sega Genesis.
    Atari merilis game-handheld berwarna pertama Atari Lynx.
    NEC merilis SuperGrafx yang ditingkatkan pada console PC engine di Jepang.
    1991, Commodore merilis video game berbasis CD, CDTV.
    Fujitsu merilis FM Towns Marty, console 32-bit pertama di dunia.
    Nitendo merilis Super Nitendo.
    Joe Santuli dan Kevin Oleniacz mendirikan Digital Press, publikasi independent kolektor video game bebagai sistem.
    Cinemaware dan Epyx sebagai penerbit PC entertainment pertama tutup.
    1993, Atari merilis 64-bit untuk video game rumahan, Atari Jaguar. Commodore meliris Amiga CD32.
    Trip Hawkins dari 3DO merilis video game berbasis CD, 3DO Multiplayer.

    Generasi Kelima
    1994, The Entertainment Software Rating Board (ESRB) yang difungsikan untuk merating video games dibentuk oleh pemerintahan Amerika Serikat. Sega mengeluarkan Sega 32x modul ekspansi untuk Sega Genesis. Sony mengeluarkan video game rumahan berbasis CD, Sony PlayStation di Jepang.
    1996, Nitendo merilis 64-bit video rumahan, Nitendo 64 yang merupakan konsol terakhir yang menggunakan catridge (kaset). Bandai merilis game rumaha @World yang dikenal dengan Pippin.
    1997, Tiger Electronics mengeluarkan video game handheld, game.com.
    1998, Sega mengeluarkan video game rumahan Sega DreamCast di Jepang. Nitendo merilis video game handheld berwarna Game Boy Color yang compatible dengan Game Boy awal. World of Atari tahun ebrikutnya dikenal sebagai “Classic Gaming Expo” yang pertama kali diadakan di Las Vegas.
    1999, Sega merilis Sega Dreamcast di USA. SNK merilis video game handheld bernama Neo-Geo Pocket.

    Generasi Keenam
    1998, jatuhnya Nitendo dan Sega, yang pada saat itu dunia konsol dikuasi oleh Sony. PlayStation menjadi raja karena pada saat itu bisa dibilang tidak memiliki pesaing. Hingga keluarlah PlayStasion2 yang berbasis DVD. Xbox konsol keluaran Microsoft menjadi satu-satunya pesaing PlasStasion 2 dengan menggebrak tampilan visual yang sangat tajan dan berkualitas. Sayang Xbox tidak sepopulers PlayStation 2.

    Generasi Ketujuh
    2005, Sony melakukan riset untuk konsol PlayStasion 3 yang menggunakan Blu-Ray, dimana pada saat itu Microsoft telah melakukannya lebih dulu. Xbox 360, konsol generasi yang memanfaatkan media HD-DVD.
    2006, Xbox 360 hadir dengan fitur istimewa, mulai dari grafis, hingga judul-judul game terkenal.
    PlayStation dirilis pada November 2006, selang seminggu sebelum Nitendo meluncurkan terobosannya, Nitendo Wii. Saat itu PlayStation 3 berada di posisi yang kurang menguntungkan karena selain tertinggal Xbox 360, Nitendo Wii menawarkan stick kontrol mereka yaitu “motion sensitive”. Terlebih lagi harga PlayStation 3 lebih tinggi dibandingkan Xbox 360 dan Nitendo Wii.


    Game Engine adalah system perangkat lunak yang dirancang untuk menciptakan dan pengembangan video game. Ada banyak mesin permainan yang dirancang untuk bekerja pada konsol permainan video dan sistem operasi desktop seperti Microsoft Windows, Linux, dan Mac OS X. fungsionalitas inti biasanya disediakan oleh mesin permainan mencakup mesin render ( “renderer”) untuk 2D atau 3D grafis, mesin fisika atau tabrakan (dan tanggapan tabrakan), suara, script, animasi, kecerdasan buatan, jaringan, streaming, manajemen memori, threading, dukungan lokalisasi, dan adegan grafik. Proses pengembangan permainan sering dihemat oleh sebagian besar menggunakan kembali mesin permainan yang sama untuk menciptakan permainan yang berbeda.

    Tipe – tipe Game Engine
    Game engine biasanya datang dengan berbagai macam jenis dan ditujukan untuk berbagai kemampuan pemrogramman. Tapi dalam pembahasan sekarang ini, ketimbang harus me-list semua jenis game engine yang ada di wikipedia, mendingan kita bahas garis besar nya saja.

    Roll-your-own game engine. Banyak perusahaan game kecil seperti publisher indie biasanya menggunakan engine nya sendiri. Ini berarti mereka menggunakan API seperti XNA, DirectX atau OpenGL untuk membuat game engine mereka sendiri. Disisi lain, mereka kadang menggunakan libraries komersil atau malah open source. Terkadang mereka malah membuat semuanya dari nol.
    Biasanya, game engine tipe ini lebih disukai karena selain kemungkinan besar tersedia gratis, juga memperbolehkan mereka, para developer, lebih fleksibel dalam mengintegrasikan komponen yang diinginkan untuk dibentuk sebagai game engine mereka sendiri. Kelemahannya, banyak engine yang dibuat dengan cara semacam ini malah menyerang balik developernya. Menara Games Studio membutuhkan satu tahun penuh untuk menyempurnakan game engine nya, hanya untuk di tulis ulang semuanya dalam beberapa hari penggunaan karena adanya bug kecil yang sangat mengganggu.

    Mostly-ready game engines. Engine engine ini biasanya sudah menyediakan semuanya begitu diberikan pada developer / programmer. Semuanya termasuk contoh GUI, physiscs, libraries model dan texture, dan segalanya. Banyak dari mereka yang sudah benar benar matang, sehingga dapat langsung digunakan untuk scripting sejak hari pertama.
    Biasanya game engine semacam ini memiliki batasan batasan, terutama jika dibandingkan dengan game engine sebelumnya yang benar benar terbuka lebar. Hal ini ditujukan agar tidak terjadi terlalu banyak error yang mungkin terjadi setelah sebuah game yang menggunakan engine ini dirilis, dan masih memungkinkan game engine nya itu sendiri untuk mengoptimalkan kinerja game nya. Banyak dari game engine seperti ini, Unreal Engine, Source Engine, id Tech Engine dan sebagainya, yang sudah sangat optimal dibandingkan jika harus membuat dari awal. Hal ini dengan serta merta menyingkat sangat banyak waktu dan jelas, biaya dari para Developer game.

    Point-and-click engines. Engine untuk point-and-click merupakan engine yang sangat amat dibatasi, tapi dibuat sangat user friendly. Kamu bahkan bisa mulai membuat game mu sendiri menggunakan engine seperti GameMaker, Torque Game Builder dan Unity3D. Dengan sedikit memanfaatkan coding, kamu sudah bisa merilis game point-and-click yang kamu banget.

    Beberapa contoh jenis game engine :
    1. Freeware game engine/open source game engine.
    • Golden T Game Engine (GTGE)
    • Axiom Engine
    • Allegro Library
    • Box2D
    • Build Engine
    • Cube
    • Cube 2
    • DarkPlaces
    • jMonkeyEngine (jME)
    • Panda3D
    • Sphere
    • Blender Game Engine
    2. Commercial engines/game engine berbayar (komersial).
    • Alamo
    • A.L.I.V.E
    • BigWorld
    • DXStudio
    • Dunia Engine
    • Euphoria
    • GameStudio
    • Jade Engine
    • Jedi
    • Medusa
    • RPG Maker VX
    • RPG Maker XP
    • RPG Maker 2003
    • RPG Maker 95
    • Vision Engine
    3. Engine Berbayar Untuk membuat game 3D:
    • 3D Game Maker
    • 3D Game Studio
    • DarkBASIC
    • TrueVision
    • FPS Creator
    • Blade 3D
    • Source
    • Esenthel for commercial
    • Torque 3D
    • Shiva 3D
    • CryEngine
    4. Engine Berbayar Untuk membuat game 2D:
    • RPG MAKER VX
    • RPG MAKER XP
    • Game Maker Pro
    5. Engine Gratis Untuk membuat game 3D:
    • Panda 3D *)
    • OGRE *)
    • Esenthel for non­commercial
    • Unity Free Edition
    • G3D *)
    • Genesis3D *)
    • FPS Creator Free Edition
    • DarkBASIC Pro Free Edition
    • Cube 2 (Sauerbraten) *)
    • Unreal Development Kit
    • Platinum Arts Sandbox *)
    • CAST II *)
    • 3D RAD Pro
    • DX Studio
    • Blender *)
    • Angel ( ini engine­nya Nusantara Online) *) **)
    • Irrlicht *)
    • id Tech (a.k.a Doom Engine, yang dipakai membuat Doom 2) *)
    • Quake Engine (yang dipakai menggarap Quake dan Half­Life) *)

    6. Engine Gratis Untuk membuat game 2D:
    • RPG MAKER 2000
    • RPG MAKER 2003
    • 001 Action/RPG Maker
    • Game maker
    • 2D Fighter Maker
    • M.U.G.E.N.
    • Adventure Maker
    • Adventure Game Studio
    • Stratagus *)
    • Battle for Westnoth *)
    • RPG Studio *) **)
    • Scirra Construct*)
    Keterangan: 
    *) berarti open source sedangkan 
    **) berarti BUATAN INDONESIA.

    Sekian posting yang panjang dan banyak copy paste ini... Saya lagi gak mood buat bikin yang 100% posting original buatan saya. lagi banyak masalah menerjang nih, terutama hubungan antara 'aku dan dia' yang gajelas ini, makin rumit dan apa yang harus saya lakukan T_T
    Btw, saya udah pernah bikin game beberapa kali kok, udah ada 2 judul game di Android yang saya buat walaupun yang pertama hanya make game engine online yang gaperlu mikir, dan yang kedua itu cuman sebatas game yang dibuat dari android studio yang bersifat native, untuk versi PC saya pernah bikin game Suit Indonesia menggunakan Strawberry Prolog, ya hanya untuk tugas LabTI sih... Tapi saya seneng sebenernya, disitu banyak kenangannya :') oke makasih ya^^


    Sumber gambar :
    http://www.xda-developers.com/tactile-an-addicting-game-with-beautiful-material-design/
    http://www.fastcompany.com/1752592/brief-history-video-games
    http://www.iosono-sound.com/technology-licensing/licensing-solutions/gaming/
    Sumber referensi :
    http://rafiqamalyah.blogspot.co.id/2013/05/pengertian-teknologi-game.html
    http://gerson89.blogdetik.com/2010/02/20/perkembangan-teknologi-game/
    http://aiyukartika.blogspot.co.id/2013/01/platform-game.html/
    http://shipo-margareth.blogspot.co.id/2013/01/platform-game.html/
    http://robeanhandy.blogspot.co.id/2013/05/pengertian-game-engine.html/

    [PTG] Pembashaan Mengenai Teknologi Game

    0
  • Back to top!

    - Copyright Limited © 2010-2013 Some Rights Reserved - FYP-Kun Online! v4 - Didukung oleh Blogger - Didesain oleh Johanes Djogan - Disunting oleh Cmon Frozen -